FAJI Sanggau Siapkan 20 Atlet Arung Jeram Hadapi Porprov Kalbar 2026
kalbartimes.com - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Sanggau terus mempersiapkan 20 atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026. Kontingen tersebut terdiri atas 10 atlet putra dan 10 atlet putri yang diproyeksikan bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lainnya.
Ketua FAJI Sanggau, Yossi Armawan, mengatakan pemusatan latihan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesiapan atlet sebelum mengikuti kompetisi. Program latihan yang berlangsung hingga tiga minggu ke depan difokuskan pada kondisi fisik, mental bertanding, teknik, dan strategi tim.
“Dalam pemusatan latihan ini, kami fokus meningkatkan kondisi fisik, mental bertanding, teknik, dan strategi. Selain itu, kekompakan, komunikasi, kedisiplinan, serta kerja sama antaratlet juga terus kami perkuat,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Menurut Yossi, olahraga arung jeram membutuhkan koordinasi yang baik di antara seluruh anggota tim. Kemampuan individu saja tidak cukup untuk menunjang performa, karena kekompakan dan komunikasi turut menentukan keberhasilan saat menghadapi lintasan pertandingan.
Karena itu, latihan tidak hanya diarahkan pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kerja sama dan kedisiplinan antaratlet.
Peralatan Latihan Masih Terbatas
Di tengah persiapan menuju Porprov Kalbar 2026, FAJI Sanggau masih menghadapi kendala berupa keterbatasan peralatan dan sarana pendukung latihan.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya pengurus dan atlet untuk meningkatkan kemampuan. FAJI Sanggau berusaha memanfaatkan fasilitas yang tersedia melalui latihan rutin dan menjaga komitmen bersama.
“Keterbatasan yang ada tidak boleh mematahkan semangat atlet. Kami tetap berupaya memaksimalkan fasilitas yang tersedia agar persiapan berjalan optimal,” kata Yossi.
Ia berharap pembinaan arung jeram di Kabupaten Sanggau mendapat perhatian lebih, terutama dalam pemenuhan peralatan dan fasilitas latihan yang dibutuhkan untuk mendukung peningkatan prestasi.
Target Tampil Maksimal dan Raih Medali
Menghadapi Porprov Kalbar 2026, Yossi berharap para atlet dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan bersaing untuk membawa pulang medali bagi Kabupaten Sanggau.
Meski begitu, penetapan target perolehan medali tetap mempertimbangkan hasil evaluasi kemampuan atlet, kesiapan tim, serta nomor pertandingan yang diikuti.
Ia menegaskan, keikutsertaan dalam Porprov bukan hanya soal hasil akhir. Kompetisi tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan atlet sekaligus mengevaluasi proses pembinaan arung jeram di daerah.
“Kami ingin menunjukkan bahwa atlet arung jeram Sanggau memiliki potensi, semangat juang, dan kemampuan untuk bersaing. Porprov ini juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan agar arung jeram di Sanggau semakin berkembang,” ungkapnya.
Yossi turut mengingatkan para atlet agar menjaga kesehatan selama pemusatan latihan. Selain menghindari cedera, konsistensi latihan dan motivasi juga perlu dipertahankan agar seluruh atlet siap saat pertandingan berlangsung.
FAJI Sanggau berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Sanggau, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), orang tua atlet, serta masyarakat dapat membantu kelancaran persiapan kontingen.
“Kami optimistis, dengan kerja keras, disiplin, kekompakan, dan dukungan semua pihak, kontingen FAJI Sanggau mampu memberikan hasil terbaik. Harapan kami, para atlet tidak hanya berangkat untuk bertanding, tetapi juga pulang membawa kebanggaan bagi Kabupaten Sanggau,” pungkasnya.
