Hibah Karhutla Rp20 Miliar di Kayong Utara, Ini Rencana Penggunaan Dana Rp5 Miliar dan Rp10 Miliar
kalbartimes.com – Bantuan hibah pemerintah pusat sebesar Rp20 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kayong Utara telah ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah sejak 9 September 2026.
Berdasarkan hasil reviu, sekitar Rp15 miliar dari bantuan tersebut ditetapkan untuk penanganan karhutla. BPBD Kayong Utara menyebut pencairan tahap awal sebesar Rp5 miliar telah direalisasikan, sedangkan sekitar Rp10 miliar masih berada di rekening BPBD dan direncanakan untuk pengadaan sarana dan prasarana.
Kepala Pelaksana BPBD Kayong Utara, Fathul Bahri, menjelaskan dana tahap awal digunakan untuk mendukung operasional lintas instansi, kebutuhan petugas, serta pembelian peralatan berdasarkan rencana kebutuhan.
“Lima miliar itu ya, dinkes kita hitung-hitung satu koma berapa miliar, satu koma enam miliar kalau nggak salah. Satpol PP, Kecamatan, honor-honor kawan-kawan untuk operasional ya. Jadi juga untuk mereka membeli alat. Sesuai dengan RKB ya, nah itu sekitar lima miliar,” kata Fathul, saat dikonfirmasi media Kayong Informasi, Kamis (08/10/2026).
Dalam penjelasannya, Dinas Kesehatan disebut memperoleh alokasi sekitar Rp1,6 miliar. Tidak ada rincian angka yang disebutkan untuk Satpol PP dan pihak kecamatan.
Adapun dana sekitar Rp10 miliar yang tersisa direncanakan untuk memperkuat kemampuan desa dalam menghadapi karhutla.
“Yang masih ada di rekening BPBD itu sekitar sepuluh miliar. Itu peruntukannya untuk sarpras,” tambahnya.
Fathul mengatakan desa-desa yang terdampak kebakaran direncanakan menerima bantuan berupa mesin pemadam, selang, dan alat pelindung diri.
“Kita punya rencana pembelian sarpras itu akan kita bagikan ke desa-desa yang terdampak karhutla gitu ya. Sarpras seperti mesin, selang, terus juga ada APD gitu ya,” lanjutnya.
Penyaluran peralatan tersebut direncanakan melalui skema hibah kepada desa.
“Nanti mekanismenya karena di desa selama ini yang kita lihat kan sarpras kurang, kita drop ke sana. Dalam bentuk hibah lah gitu kan,” tutupnya.
