Sabtu, 24 Okt 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Nasional
Nasional

Identifikasi Korban KM Virgo Transport 8 Berlanjut: 4 Terungkap, 1 Jenazah Menunggu Uji DNA

✍️ Albertus 🕒 16 Oct 2026 👁️ 3x dibaca
Press release DVI Polda Kalsel hari ke-33 pencarian korban KM Virgo
Press release DVI Polda Kalsel hari ke-33 pencarian korban KM Virgo Foto: detik.com

BANJARMASIN — Progres penanganan pascatragedi kecelakaan insiden maritim Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terus menunjukkan perkembangan. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) mengumumkan bahwa empat jenazah korban kembali berhasil teridentifikasi secara medis dan properti. Dari seluruh jenazah yang telah dievakuasi dan diterima oleh tim kedokteran kepolisian, kini tersisa satu jasad korban yang masih menjalani pengujian lanjutan.

Pengumuman hasil identifikasi terbaru tersebut disampaikan langsung oleh otoritas Polda Kalsel pada konferensi pers yang menandai memasuki hari ke-33 proses pencarian dan pemeriksaan para korban. Empat jenazah yang telah dipastikan identitasnya tersebut dijadwalkan bakal segera diserahterimakan kepada pihak keluarga masing-masing untuk dipulangkan ke daerah asal.

Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Kombes Nur Khamid, menegaskan komitmen jajarannya untuk merampungkan seluruh tahapan rekonsiliasi data dan pemulasaraan jenazah secepat mungkin demi memberikan kepastian bagi pihak keluarga korban. Dalam keterangannya, beliau menyampaikan belasungkawa mendalam sekaligus meminta dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat.

"Kita doakan semoga para korban husnul khatimah. Juga kita diberi kelancaran untuk proses identifikasi," tutur Hamid, Kamis (15/10/2026).

Rincian Identitas Empat Korban yang Teridentifikasi

Berdasarkan pencocokan data ante mortem (data sebelum meninggal yang diperoleh dari keluarga) dan data post mortem (data fisik dari pemeriksaan jenazah) meliputi sidik jari, ciri medis, profil genetika DNA, serta properti barang yang melekat, tim DVI berhasil mengonfirmasi identitas empat korban. Para korban yang teridentifikasi tersebut berasal dari beragam latar belakang daerah:

  1. Nanang Miftah, seorang laki-laki berusia 46 tahun yang berdomisili dan berasal dari Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

  2. Andris Cahyono, seorang laki-laki berusia 41 tahun yang berdomisili dan berasal dari Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

  3. Yontianus Deno, seorang laki-laki berusia 39 tahun yang berasal dari Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

  4. Sigit Subianto, seorang laki-laki berusia 44 tahun yang berdomisili dan berasal dari Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Keempat jenazah tersebut telah selesai dipulasara sesuai protokol medis dan keagamaan sebelum diberangkatkan ke alamat rumah duka masing-masing melalui jalur darat maupun udara dengan pengawalan dari kepolisian.

Hambatan Identifikasi Satu Jenazah Sisa

Meskipun empat korban telah berhasil dikembalikan identitasnya kepada keluarga, tim DVI Polda Kalsel masih menghadapi tantangan berat untuk mengidentifikasi satu jenazah terakhir. Kondisi jasad yang telah lama berada di dalam air dan paparan lingkungan laut membuat metode identifikasi primer seperti sidik jari maupun pemeriksaan visual medis luar tidak dapat diterapkan secara maksimal.

Perwakilan tim penanganan DVI, Sofwan, membeberkan kerumitan teknis yang dihadapi oleh tim kedokteran forensik di lapangan dalam mengenali satu korban tersisa tersebut.

"Korban yang terakhir ini kesulitan karena dari jenazah sudah mengalami pembusukan, masih menunggu hasil DNA," tutupnya.

Proses pencocokan sampel asam deoksiribonukleat (DNA) korban dengan sampel pembanding dari anggota keluarga kandung saat ini tengah diproses secara intensif di laboratorium forensik. Hasil analisis DNA laboratorium ini menjadi kunci penentu utama dan satu-satunya tumpuan ilmiah untuk mengonfirmasi identitas resmi jenazah tersebut secara akurat dan tidak terbantahkan.

Komitmen Pelayanan dan Kepastian Bagi Keluarga Korban

Tragedi karamnya kapal pelayaran KM Virgo Transport 8 menjadi salah satu peristiwa kecelakaan maritim besar yang mendapat perhatian luas. Kerja keras tim gabungan dari unsur Kepolisian, Basarnas, TNI, hingga relawan masyarakat sejak hari pertama kejadian berhasil mengevakuasi puluhan kantung jenazah dari perairan.

Pihak Polda Kalimantan Selatan memastikan tidak akan menghentikan pelayanan operasional posko DVI hingga seluruh kantung jenazah yang berhasil dievakuasi dapat diidentifikasi secara tepat. Ketelitian dan kehati-hatian dalam proses identifikasi diutamakan untuk menghindari kekeliruan data korban yang diserahkan kepada pihak keluarga.

Setiap perkembangan resmi mengenai pengungkapan data korban insiden KM Virgo Transport 8 akan terus diinformasikan secara berkala transparan kepada publik dan pihak keluarga yang setia menunggu kepastian di posko kedokteran kepolisian. Pihak kepolisian juga mengimbau pihak keluarga yang merasa kehilangan anggota kerabat namun belum melengkapi data ante mortem agar tetap berkoordinasi aktif dengan tim petugas di lapangan.

A
AlbertusEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update