Percasi Landak Gelar Kejurkab Catur 2026, Diikuti 60 Peserta
kalbartimes.com – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Landak kembali menggelar Kejuaraan Catur Tingkat Kabupaten Landak 2026. Kejuaraan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Landak, Kalimantan Barat, Sabtu (3/10/2026).
Kejuaraan ini diikuti sebanyak 60 peserta yang terbagi dalam kategori pelajar dan umum. Dari jumlah tersebut, 28 peserta merupakan pelajar dan 32 peserta berasal dari kategori umum.
Kegiatan ini menjadi momentum kembalinya kompetisi catur tingkat Kabupaten Landak setelah kejuaraan serupa terakhir kali digelar pada 2017.
Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Landak, Efraim Pata’Allorante, membuka kejuaraan tersebut mewakili Ketua Umum KONI Landak Karolin Margret Natasa.
Dalam sambutan Ketua Umum KONI yang dibacakannya, Efraim mengatakan olahraga catur tidak hanya berkaitan dengan pertandingan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir sekaligus membentuk karakter.
“Catur bukan sekadar permainan. Catur adalah olahraga otak. Melalui catur kita belajar berpikir, berstrategi, sabar, disiplin, dan sportif,” kata Efraim saat membacakan sambutan.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, KONI Landak berkomitmen mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga catur.
Kejurkab Catur Landak 2026 juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan seleksi atlet yang dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten Landak pada berbagai ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
“Kejurkab ini kita laksanakan sebagai ajang seleksi dan merupakan bagian dari pembinaan atlet yang nantinya akan mewakili Kabupaten Landak pada event Provinsi Kalimantan Barat,” ujarnya.
Efraim turut mengapresiasi Pengkab Percasi Landak, panitia, sponsor, serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kejuaraan. Ia juga mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.
“Menang tidak sombong, kalah tidak putus asa. Berikan yang terbaik dan tunjukkan bahwa Landak punya bibit-bibit pecatur hebat,” katanya.
Percasi Landak Ingin Catur Berkelanjutan
Ketua Pengkab Percasi Landak, Bayu Supianto, mengatakan Kejurkab Catur 2026 menjadi salah satu langkah awal kepengurusan baru untuk mengembangkan olahraga catur di Kabupaten Landak.
Kepengurusan Percasi Landak sendiri baru mengalami transisi pada 1 Juli 2026. Menurut Bayu, perubahan kepengurusan tersebut menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk membawa perkembangan baru bagi olahraga catur di Landak.
“Transisi ini menjadi tantangan bagi kami untuk semakin berkembang dan memberikan dampak yang positif bagi para penggemar catur, khususnya di Kabupaten Landak,” kata Bayu.
Ia menjelaskan, salah satu tujuan kejuaraan adalah menjaring sekaligus membina calon atlet catur yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain kuat di masa mendatang.
Dari total 60 peserta yang terdaftar, pada hari pertama pelaksanaan tercatat 25 pelajar dan 30 peserta umum yang hadir.
Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan total tujuh babak. Pelaksanaan kejuaraan turut mendapat dukungan dari FIDE Arbiter Hamdani dan Master Nasional Zulkifli.
Bayu berharap kejuaraan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi agenda berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan pecatur di Kabupaten Landak.
“Ke depannya bukan hanya untuk momen kali ini saja dilaksanakan. Kami dari Percasi tidak bisa bergerak sendiri, kami juga perlu dukungan dari bapak, ibu dan adik-adik sekalian yang penggemar catur untuk menggerakkan kegiatan ini ke depannya,” ujarnya.
Ia mengakui masih terdapat peserta yang belum terbiasa bertanding menggunakan jam catur. Namun, kondisi tersebut dinilai sebagai bagian dari proses pembelajaran dan pembinaan atlet.
Melalui kejuaraan ini, Percasi Landak berharap ekosistem olahraga catur di daerah semakin aktif dan mampu melahirkan atlet-atlet muda yang dapat membawa nama Kabupaten Landak pada kompetisi tingkat Kalimantan Barat maupun ajang yang lebih tinggi.
