Rabu, 16 Sep 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Beranda › Hiburan
Hiburan

Sebelum Tayang di Indonesia, Film Laut Bercerita Siap Tayang Perdana dan Berkompetisi di BIFF 2026

✍️ Eka Wulandari 🕒 15 Sep 2026 👁️ 0x dibaca
Sebelum Tayang di Indonesia, Film "Laut Bercerita" Siap Tayang Perdana dan Berkompetisi di BIFF 2026
Sebelum Tayang di Indonesia, Film "Laut Bercerita" Siap Tayang Perdana dan Berkompetisi di BIFF 2026 Foto: Istimewa

KalbarTimes.com — Film layar lebar Laut Bercerita dipastikan melakoni penayangan perdana (world premiere) di ajang internasional Busan International Film Festival (BIFF) 2026 di Korea Selatan pada 6–15 Oktober mendatang. Film yang dibintangi Reza Rahadian sebagai karakter Laut ini tidak hanya sekadar diputar, tetapi juga masuk dalam kompetisi utama untuk memperebutkan penghargaan Film Terbaik (Best Film), sebelum akhirnya menyapa penonton bioskop Indonesia pada 29 Oktober.

Kesempatan tampil di kompetisi utama ajang perfilman bergengsi tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkenalkan karya film Indonesia ke panggung sinema Asia dan global.

”Busan adalah festival yang besar dan penting untuk perfilman Asia dan dunia. Berberada dalam kompetisi utama, Laut Bercerita mengusung kisah yang penting disuarakan ke dunia,” ujar sutradara Yosep Anggi Noen dalam rilis resmi, dikutip dari Jawapos.

Pendekatan Populer dan Emosi Universal

Diadaptasi dari novel mahakarya Leila S. Chudori, Laut Bercerita tidak sekadar menyoroti isu politik seputar hilangnya para aktivis dan dinamika rezim otoriter. Yosep Anggi Noen menekankan bahwa kekuatan utama cerita ini justru terletak pada sisi emosional dan hubungan kemanusiaan antartokoh.

”Politik sudah pasti ada. Tapi selain itu, ada cerita soal cinta, persahabatan, dan keluarga. Itu yang menjadi kekuatan Laut Bercerita, yang sudah terbukti lewat bukunya,” ujar Anggi.

Agar narasi sejarah tidak terasa kaku bagi penonton global, Anggi mengemas film ini dengan pendekatan budaya populer, salah satunya lewat pemilihan musik latar sebagai pembentuk penanda era.

”Pendekatannya populer. Termasuk di dalamnya ada lagu dari Efek Rumah Kaca dan Iwan Fals, sebagai penanda zaman,” tambah sutradara film 24 Jam Bersama Gaspar itu.

Harapan Membuka Ruang Diskusi Internasional

Penayangan di Busan diharapkan mampu memantik ruang diskusi yang lebih dalam mengenai narasi sejarah dan budaya Indonesia di tingkat regional Asia maupun internasional.

”Ini sebuah film yang membawa cerita tentang Indonesia, disaksikan oleh penonton sinema Asia dan internasional. Kami berharap penayangan di Busan juga bisa memantik percakapan yang lebih meluas di kawasan Asia mengapa cerita ini penting untuk digarap,” ujar produser Gita Fara.

Usai merampungkan penayangannya di festival film Busan, Laut Bercerita dijadwalkan resmi tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 29 Oktober mendatang.

EW
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update