SMUNJU Cup 2026 Jadi Ajang Penjaringan Atlet Muda, KONI Kalbar Bakal Dilibatkan
kalbartimes.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, berencana melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalbar untuk memantau turnamen bola voli antarpelajar sebagai upaya menjaring bibit atlet potensial di daerah.
Rencana tersebut disampaikan saat membuka Turnamen Bola Voli SMUNJU Cup 2026 di SMA Negeri 7 Pontianak, Senin (12/10/2026). Kompetisi ini digelar untuk memperingati HUT ke-53 SMA Negeri 7 Pontianak dan diikuti pelajar tingkat SMP serta SLTA sederajat dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.
Ria Norsan mengapresiasi penyelenggaraan turnamen yang memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengembangkan bakat sekaligus mengukur kemampuan melalui kompetisi.
Menurutnya, turnamen antarpelajar dapat menjadi ruang pembinaan olahraga sekaligus membantu mengidentifikasi atlet yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Karena itu, keterlibatan KONI diharapkan dapat mendukung pemantauan kemampuan peserta selama pertandingan.
Selain mengejar prestasi, gubernur mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan kerja keras. Ia menilai kompetisi olahraga juga berperan dalam membentuk karakter serta melatih mental bertanding generasi muda.
“Yakinlah, di antara sepuluh pintu tertutup, ada satu pintu terbuka untuk kita. Asal kita mau berusaha, disiplin, dan jujur, tidak ada yang tidak mungkin. Arsitek masa depan diri kita adalah diri kita sendiri,” pesan Ria Norsan kepada para peserta.
Usai membuka turnamen, Ria Norsan meninjau sejumlah fasilitas di SMA Negeri 7 Pontianak. Peninjauan meliputi ruang kelas, laboratorium, hingga sarana olahraga yang mendukung kegiatan pendidikan dan pengembangan bakat siswa.
Penyelenggaraan SMUNJU Cup 2026 diharapkan membuka lebih banyak kesempatan bagi pelajar untuk mengasah kemampuan olahraga dan membangun pengalaman bertanding.
Melalui kompetisi semacam ini, pembinaan atlet muda di Kalimantan Barat diharapkan dapat berlangsung lebih terarah, dengan dukungan sekolah, pemerintah daerah, dan organisasi olahraga.
