Polda Kalbar Kerahkan 300 Personel BKO untuk Tangani Karhutla Ketapang
kalbartimes.com – Polda Kalimantan Barat mengerahkan 300 personel bantuan kendali operasi (BKO) untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ketapang. Pengerahan tersebut merupakan gelombang ketiga dalam rangka Operasi Aman Nusa II.
Pergeseran pasukan ditandai dengan apel di halaman Mapolres Ketapang pada Minggu (25/10/2026). Apel dipimpin Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama dan dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, pejabat utama Polres Ketapang, serta para kapolsek jajaran.
Dari total 300 personel yang diberangkatkan, sebanyak 100 personel berasal dari Direktorat Samapta Polda Kalbar dan 200 personel lainnya dari Satuan Brimob Polda Kalbar.
Personel tersebut akan membantu upaya pencegahan, pemantauan, patroli, dan penanggulangan karhutla di sejumlah wilayah Ketapang. Penempatan dan pelaksanaan tugas disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono mengatakan, penambahan personel merupakan bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam menghadapi ancaman karhutla sekaligus memperkuat koordinasi dengan aparat kewilayahan dan pemerintah daerah.
“Polda Kalbar terus mengoptimalkan upaya penanganan karhutla melalui pengerahan personel dan penguatan koordinasi di lapangan. Kami berharap seluruh personel dapat melaksanakan tugas secara profesional, responsif, dan mengutamakan keselamatan, baik dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan kebakaran,” ujar Bambang.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
Menurut Bambang, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut perlu berjalan bersama dengan langkah kepolisian dan pemerintah daerah.
Melalui Operasi Aman Nusa II, Polda Kalbar bersama jajaran dan pemerintah daerah terus memperkuat penanganan karhutla di Ketapang untuk melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.
