EKRAFEST 2026 UNTAN Jadi Wadah Mahasiswa Kembangkan Usaha Kreatif
kalbartimes.com – Mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN) mendapat ruang untuk memperkenalkan produk sekaligus mengasah kemampuan berwirausaha melalui Ekonomi Kreatif Festival (EKRAFEST) 2026. Kegiatan yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) UNTAN ini mengangkat konsep bisnis kreatif yang mengedepankan keberlanjutan.
Festival bertema “Greenpreneur Market: Growing Business, Growing Future” tersebut berlangsung pada 20–21 Oktober 2026 di halaman Gedung POBU, Universitas Tanjungpura, Pontianak. Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
EKRAFEST 2026 diselenggarakan melalui kolaborasi BEM FEB UNTAN, Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karir dan Kewirausahaan (UPAPKK) UNTAN, serta Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran dan Penelitian Lingkar Ilmiah Studi Mahasiswa (UKM PP LISMA).
Melalui festival ini, mahasiswa didorong tidak hanya menghasilkan ide bisnis, tetapi juga berani memperkenalkan dan memasarkan produknya secara langsung kepada masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengenali kebutuhan konsumen sekaligus memahami proses pemasaran di luar lingkungan perkuliahan.
Ketua Panitia EKRAFEST 2026, Ade Kurniawan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mulai mengambil langkah nyata dalam mengembangkan usaha.
“EKRAFEST merupakan ruang bagi mahasiswa untuk berani memulai, berani mencoba, dan berani turun langsung memasarkan usahanya,” ungkap Ade.
Semangat kewirausahaan terlihat dari keikutsertaan para pemilik tenant yang memamerkan sekaligus menawarkan produk kepada pengunjung. Interaksi langsung dengan calon pembeli memberi peserta kesempatan untuk memperkenalkan keunggulan produk, membangun komunikasi, dan memperoleh pengalaman praktis dalam menjalankan usaha.
Pemilik Roti Alhan, salah satu peserta tenant, menilai EKRAFEST menjadi wadah positif bagi mahasiswa untuk memperkenalkan kreativitas dan produk mereka kepada masyarakat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga menjangkau lebih banyak peserta dan memberikan manfaat lebih luas.
“Menurut saya, EKRAFEST sudah menjadi kegiatan yang bagus dan berdampak positif bagi mahasiswa FEB, terutama sebagai wadah untuk memperkenalkan kreativitas dan produk mereka. Semoga ke depannya EKRAFEST bisa berkembang menjadi event yang lebih besar, lebih meriah, dan tentunya memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
Selain aktivitas pemasaran, panitia menghadirkan permainan interaktif seperti memory card, estafet pingpong, dan pingpong cup. Pembagian hadiah kepada pengunjung turut menambah suasana festival yang memadukan kegiatan bisnis dengan hiburan.
Pada hari kedua, penyelenggara juga mengadakan penilaian Best Tenant dalam tiga kategori, yakni desain booth terbaik, tenant paling bersih dan rapi, serta Best Digital Marketing.
Penilaian tersebut menyoroti sejumlah aspek yang penting dalam pengelolaan usaha, mulai dari kreativitas menata tempat berjualan dan menjaga kebersihan hingga kemampuan memanfaatkan media digital untuk memasarkan produk.
Tema greenpreneurship yang diusung EKRAFEST 2026 menekankan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diajak melihat kewirausahaan bukan semata-mata sebagai upaya memperoleh keuntungan, tetapi juga sebagai kesempatan menciptakan nilai positif.
Kolaborasi antarlembaga mahasiswa dan unit pendukung kampus ini diharapkan turut memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan UNTAN. Pengalaman memasarkan produk, berinteraksi dengan konsumen, dan mengenal strategi promosi menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mengembangkan usaha secara bertahap.
EKRAFEST 2026 sekaligus menunjukkan bahwa perjalanan membangun bisnis dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni berani mencoba, memperkenalkan produk, dan belajar dari respons pasar. Dengan kreativitas serta perhatian terhadap keberlanjutan, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan gagasan menjadi usaha yang memiliki peluang tumbuh lebih luas.
