Kader NasDem Landak Ikuti Laga Perubahan 2.0, Siapkan Konsolidasi di Kalbar
kalbartimes.com - Kader Partai NasDem dari Kabupaten Landak, Cahya Tanus, mengikuti pelatihan kader penggerak bertajuk Laga Perubahan 2.0 NasDem Naik Kelas di Kampus Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Jakarta.
Pelatihan angkatan ke-11 tersebut diarahkan untuk membentuk karakter kepemimpinan kader sekaligus meningkatkan kesiapan mereka dalam menggerakkan organisasi partai di daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Ki Hajar Dewantara itu dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Memasuki hari kedua, peserta mendapatkan sejumlah materi pembekalan, mulai dari kepemimpinan kader penggerak, strategi komunikasi politik, pengelolaan media dan isu publik, hingga tata kelola organisasi kepartaian.
Selain mengikuti pembelajaran di dalam kelas, peserta juga dijadwalkan mengunjungi kantor DPP Partai NasDem di NasDem Tower secara bergantian mulai pukul 13.00 WIB.
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan sejarah dan perjalanan Partai NasDem, termasuk rekam jejak Ketua Umum Surya Paloh dalam mendirikan partai tersebut.
Cahya Tanus mengaku antusias mengikuti rangkaian materi yang diberikan para fasilitator. Salah satu hal yang menurutnya penting adalah pemahaman mengenai kepemimpinan yang adaptif dan mampu merespons persoalan masyarakat.
"Seorang pemimpin berkualitas tidak hanya mengandalkan kemampuan pribadi, tetapi juga harus mampu membaca materi persoalan dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat," kata Cahya dalam tayangan Headline News Metro TV, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Siapkan Konsolidasi Kader di Kalimantan Barat
Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta diharapkan membawa hasil pembekalan ke wilayah masing-masing. Mereka berkomitmen menindaklanjuti materi yang diperoleh melalui kegiatan organisasi dan konsolidasi kader.
Bagi Cahya, langkah awal yang akan dilakukan adalah memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan kader NasDem di daerah.
"Langkah nyata pertama yang akan kami lakukan adalah konsolidasi dengan seluruh kader di daerah, kemudian melakukan pemetaan kerja agar ilmu dari Laga Perubahan ini dapat diterapkan untuk memajukan Kalimantan Barat," pungkasnya.
Rencana tersebut menjadi bagian dari upaya menerapkan hasil pelatihan agar tidak berhenti pada pembekalan teori, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kegiatan organisasi di tingkat daerah.
