Selasa, 03 Nov 2026 NasionalDaerahEkonomiOlahragaTeknologi
Breaking
Beranda › Daerah
Daerah

Titik Panas Berkepercayaan Tinggi Nihil, Kalbar Tetap Siaga Karhutla

✍️ Eka Wulandari 🕒 29 Oct 2026 👁️ 4x dibaca
Peta kemudahan terjadinya karhutla BMKG Kalbar.
Peta kemudahan terjadinya karhutla BMKG Kalbar. Foto: istimewa

kalbartimes.com – Titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tingkat kepercayaan tinggi tidak terdeteksi di wilayah Kalimantan Barat pada Rabu (28/10/2026). Meski kondisi dinilai relatif aman, upaya pemadaman sisa bara api dan patroli di kawasan rawan masih terus dilakukan untuk mencegah kebakaran kembali meluas.

Perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat, Daniel, mengatakan penurunan titik panas menjadi perkembangan positif dalam penanganan karhutla. Namun, petugas belum menghentikan pengawasan karena bara api yang tersisa, terutama di lahan gambut, masih berpotensi memicu kebakaran baru.

“Dapat kita simpulkan bahwa kondisi Kalbar pada saat ini sudah relatif aman. Namun demikian, kami tetap melakukan kegiatan patroli oleh Satgas Darat di wilayah masing-masing, dan Satgas Udara di wilayah-wilayah yang telah ditentukan dalam briefing pagi,” ujarnya dalam laporan perkembangan penanganan karhutla, Rabu (28/10).

Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui sistem Fire Information for Resource Management System (FIRMS), terdeteksi dua titik panas dengan tingkat kepercayaan menengah. Sementara itu, tidak ditemukan titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi.

Pemantauan dilakukan menggunakan satelit Terra, Aqua, Suomi National Polar-orbiting Partnership (S-NPP), dan NOAA-20 dalam rentang waktu pukul 00.00 hingga 20.00 WIB.

Hujan Bantu Redam Potensi Kebakaran

Membaiknya situasi karhutla di Kalimantan Barat turut didukung hujan yang mengguyur sejumlah daerah. Pada Rabu (28/10), hujan tercatat terjadi di Pontianak, Singkawang, Melawi, Mempawah, dan Sambas.

Hujan dengan intensitas sedang juga dilaporkan mengguyur Bengkayang, Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Landak, Sanggau, Sekadau, dan Sintang.

Curah hujan tersebut diharapkan membantu meningkatkan kelembapan lahan dan memadamkan sisa bara api, khususnya di kawasan gambut yang berisiko mengalami kebakaran berulang.

Meski demikian, kondisi cuaca yang membaik tidak membuat petugas mengendurkan pengawasan. Patroli darat dan udara tetap dilaksanakan untuk memastikan titik api benar-benar padam serta mengantisipasi munculnya kebakaran baru.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada

BPBD Kalimantan Barat juga mengingatkan masyarakat agar ikut menjaga lingkungan, terutama di sekitar kawasan hutan dan lahan yang rawan terbakar.

Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan asap atau indikasi kebakaran di lingkungan sekitar agar dapat ditindaklanjuti petugas.

Pengawasan rutin dinilai penting untuk menjaga kondisi yang mulai membaik sekaligus mencegah kebakaran kembali meluas. Dengan koordinasi petugas dan partisipasi masyarakat, risiko karhutla di Kalimantan Barat diharapkan dapat terus ditekan dan kualitas udara tetap terjaga.

EW
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update